
-20%
Penulis:
Yohanes Wahyu Nugroho
Andreas Erwin Prasetya
Desainer & Ilustrator :
Florentinus Nico Dampitara
Penyelaras Bahasa :
Yustinus Arwandi
ISBN : Dalam Pengjuan
Nathan dan Shinta, dua anak asal Desa Ambarketawang, dengan antusias mengikuti Upacara Adat Saparan Bekakak, sebuah tradisi tahunan yang bertujuan mengenang Kyai dan Nyai Wirosuto yang tertimbun longsoran Gunung Gamping. Keduanya merasa penasaran dengan makna di balik prosesi tersebut, sehingga mereka mencari penjelasan dari Mbah Sastro, juru kunci Gunung Gamping.
Selama acara berlangsung, mereka menyaksikan serangkaian upacara, seperti midodareni, kirab budaya, dan penyembelihan pengantin bekakak. Ketika mengikuti kirab, mereka bertanya-tanya mengapa jalur yang dilalui memutar, dan akhirnya memahami bahwa hal itu melambangkan perjalanan hidup manusia serta bertujuan agar lebih banyak warga dapat menyaksikan tradisi ini. Puncak acara berlangsung di Gunung Gamping, di mana pengantin tepung disembelih dan hasilnya dibagikan sebagai simbol berkah. Nathan dan Shinta ikut berebut potongan bekakak dan merasa bangga menjadi bagian dari tradisi yang telah berlangsung turun-temurun. Mereka pun menyadari bahwa Upacara Saparan Bekakak bukan hanya sebuah ritual, tetapi juga wujud penghormatan kepada leluhur serta warisan budaya yang perlu dilestarikan.
Pemesanan bisa melalui Shopee, Tokopedia, Lazada, dan WhatsApp.